10 Tips Cegah Kebakaran di Dapur

W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

TAHUKAH Anda bahwa kebakaran lebih banyak terjadi di dapur? Wajan ditinggalkan di atas kompor menyala adalah penyebab terbanyak kebakaran di dapur.

Kebakaran di dapur tidak hanya penyebab utama kebakaran rumah, sebagian besar cedera juga terjadi ketika korban mencoba memadamkan api sendiri. Nah, berikut adalah 10 tips mencegah kebakaran dapur demi keamanan keluarga dan rumah Anda, seperti diulasSheknows.

Tetap di dapur
Kebakaran paling umum diakibatkan makanan ditinggalkan di atas kompor menyala tanpa pengawasan. Jangan meninggalkan dapur saat Anda memasak.

Jika Anda harus meninggalkan dapur, matikan kompor lalu angkat panci atau wajan. Hal ini sama pentingnya jika Anda memasak dengan oven; keluarkan makanan dari oven lalu matikan.

Perhatikan pakaian
Baju berlengan panjang dan terlalu panjang, termasuk celemek, dapat terbakar. Saat memasak, lebih baik kenakan baju lengan pendek atau bila terpaksa memakai baju longgar, gunakan celemek dan ikat dengan kencang.

Waspada barang di sekitar kompor
Lap, sarung tangan oven, bahkan tirai dapur dapat dengan mudah terbakar jika ditempatkan dekat kompor panas. Selalu jauhkan barang-barang yang mudah terbakar dari kompor.

Dan, berhati-hatilah menggunakan lap ataupun sarung tangan ketika memindahkan wajan dari atas kompor. Idealnya, gunakan sarung tangan oven, tetapi jika menggunakan lap, pastikan tidak menjuntai ke bawah dan menyentuh kompor.

Tempatkan alat pemadam kebakaran
Dalam kasus Anda mengalami kebakaran, alat pemadam khusus di rumah dapat menyelamatkan banyak hal dibandingkan Anda tidak memilikinya. Tempatkan alat pemadam kebakaran kecil di atau dekat dapur. Setelah memilikinya, pastikan Anda benar-benar tahu bagaimana cara menggunakannya.

Ganti baterai detektor asap di dapur
Bila Anda memiliki detektor asap di dapur atau di ruangan yang bersebelahan dengan dapur, jangan lupa untuk rutin mengganti baterainya. Direkomendasikan, baterai detektor diganti setiap enam bulan. (ftr)

 SELAIN listrik, kebakaran kerap bersumber dari dapur. Keteledoran ketika menggunakan kompor ternyata dapat menyulut api semakin besar.

Tak seorang pun ingin mengalami tragedi kebakaran di rumahnya. Ketika Anda bisa mencegahnya dengan berbagai upaya, sebisa mungkin lakukan, termasuk untuk di dapur.

Simak tips mencegah kebakaran di dapur, seperti diulasSheknows.

Jangan membuang minyak panas di tong sampah
Jangan pernah membuang minyak panas di tempat sampah. Bahkan jika minyak tidak terbakar, bisa saja menyulut barang-barang yang ada di dalam tempat sampah. Sebaiknya, biarkan minyak dingin lalu tuangkan dalam wadah yang tepat.

Berjaga-jaga bila kebakaran
Meskipun Anda tidak ingin kebakaran terjadi, bersiaplah bila ini terjadi. Hal terbaik yang harus dilakukan jika ada percikan api adalah tutup kompor dengan lap basah. Jangan disiram dengan air, juga jangan pernah mengambil panci terbakar lalu meletakkannya di wastafel.

Cara tersebut tidak hanya mengundang risiko berpindahnya api ke wastafel, juga kemungkinan Anda mengalami luka bakar. Tak kalah penting, jangan gunakan tepung untuk memadamkan api karena hanya akan menyulut api lebih besar, di samping dapur akan jadi berantakan.

Menyusun rencana darurat
Catat nomor telepon pemadam kebakaran. Tak kalah penting, Anda dan keluarga, terutama anak-anak, tahu apa yang harus dilakukan sebelum kebakaran terjadi. Tak ada salahnya mempraktekkan latihan bila terjadi kebakaran.

Berhenti, Jatuhkan, dan berguling
Dalam hal Anda terbakar, jangan lari jika pakaian Anda terbakar. Berhenti di manapun Anda berada, jatuhkan badan ke tanah, lalu bergulung. Cari bantuan untuk Anda mendapatkan perawatan luka bakar.

Jangan ragu menghubungi pemadam kebakaran lokal
Lakukan tips ini, bahkan jika Anda telah berhasil memadamkan api. Lebih baik aman daripada menyesal. Telepon pemadam kebakaran setelah Anda mengendus ada yang tidak beres di dapur. Pastikan Anda telah lebih dahulu menyelamatkan anak-anak. (ftr)