Cara Cegah Kebakaran di Pemukiman Padat

W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Guna mengantisipasi bencana kebakaran yang tergolong tinggi di wilayah Jakarta Utara, Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana setempat memberikan bantuan 12 unit alat pemadam kebakaranportable untuk enam kecamatan. Alat ini akan ditempatkan di kawasan pemukiman padat penduduk yang rawan kebakaran.

Namun, dari alat pemadam kebakaran portable itu, baru enam unit yang dibagikan keenam kelurahan di tiga kecamatan. Yaitu Kelurahan Semper Barat dan Kali Baru (Cilincing), Kelurahan Pademangan Barat dan Ancol, Kelurahan Penjaringan dan Pejagalan.

Selain memberikan bantuan alat pemadam kebakaran, pemerintah juga memberikan pelatihan dan simulasi bagaimana cara menghadapi musibah kebakaran.

Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Utara Ngarno mengatakan sebelum memberikan bantuan, pemerintah terlebih dahulu melakukan survei. Sebab, untuk mendapatkan bantuan alat portable ini harus memenuhi tiga kriteria yang telah ditentukan, yakni kawasan padat penduduk, jalannya sulit dilalui mobil pemadam, dan sulit air.

“Jika tiga kriteria itu ada, sudah pasti diprioritaskan,” katanya dikutip dari situs resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ngarno berharap bantuan alat pemadam kebakaran ini dirawat dengan baik. Sebab alat ini merupakan aset Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi musibah kebakaran.

Bantuan alat pemadam kebakaran portable ini mendapat sambutan positif warga. Seperti dikatakan  Cecep, 27 tahun, warga RW 10 Penjaringan. Dia mengaku sedikit lega adanya bantuan alat pemadam kebakaran itu. Dia juga sangat senang mendapat pelatihan dan simulasi mengahadapi bencana kebakaran.

“Dengan adanya bantuan ini, warga bisa mengantisipasi sejak dini sebelum petugas Damkar datang,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Mursani, 45 tahun, Ketua RW 15 Penjaringan. Dengan bantuan alat dan pelatihan ini, warga bisa meminimalisir api saat terjadi kebakaran di wilayahnya. Apalagi kawasan RW 15 berbatasan dengan RW 11, 14, dan 16 yang juga padat penduduk.