Sejarah Alat Pemadam Api

W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Sejarah Alat Pemadam Api di Indonesia

Dahulu sebelum abad ke-20, di Batavia atau yang sekarang di sebut Jakarta belum ada dinas pemadam kebakaran, belum mengenal tentang alat pemadam api dan dinas pemadam kebakaran, lalu tahukah anda Sejarah Alat Pemadam Api Indonesia ?

ALAT PEMADAM API TRADISIONAL

Saat itu, orang mengandalkan “tukang ronda”  kadang juga di sebut “anak pompa” yang terdiri dari para pemuda pengangguran sebagai pemadam kebakaran. Di setiap gardu ronda terdapat kentongan. Rata-rata terbuat dari kayu. Kentongan itulah yang dipukul ketika ada kebakaran.

Tanda kentongan kebakaran berbeda dengan kasus perampokan atau kekacauan. Kalau kentongan dipukul terus-menerus, maka itu pertanda terjadi kebakaran. Sedangkan pertanda perampokan dan kekacauan hanya tiga kali pukulan secara berulang-ulang.

Setelah kentongan di bunyikan warga pun saling bahu-membahu hadapi kebakaran dengan peralatan seadanya semisal hanya ember estafet karena para saat itu belum ada dinas pemadam kebakaran ataupun alat pemadam api seperti sekarang .

Peralatan sederhana pun di gunakan seperti karung goni , ember yang di bawa estafet namun hal ini sangat tidak efektif .

Akhirnya Pada tahun 1918 terjadi kebakaran besar di Kwitang. Momen itulah yang memaksa para petinggi  Batavia membuat dinas pemadam kebakaran  karena kebakaran besar itu tak mampu dipadamkan hanya dengan sistem anak pompa tadi. Akhirnya, persis di tahun baru 1919 secara resmi Batavia memiliki pemadam kebakaran.
Awalnya Alat Pemadam Api yang di gunakan oleh berbagai dinas pemadam kebakaran lainnya juga masih sederhana , masih menggunakan mobil biasa yang hanya berisi selang air dan galon air , bukan selang pemadam atau tangki pemadam seperti sekarang .

Sebenarnya pada tahun 1813 George William Manby sudah menciptakan alat pemadam api pertama namun hanya berupa tabung silinder berisi 3 galon air dan udara terkompresi dan di tahun 1860 seorang Perancis bernama Francois Carlier menciptakan tabung pemadam kebakaran berisi campuran air dan soda dan sebotol kecil berisi asam sulfur, yang kalo botol kecil pecah akan menimbulkan gelembung yang akan menyemprotkan air. Inilah cikal bakal alat pemadam api modern. Namun Alat Pemadam Api Modern ini belum masuk ke daerah Batavia.

ALAT PEMADAM API MODERN

Seiring perkembangan jaman sistem dan alat pemadam api di Indonesia semakin disempurnakan untuk memerangi beragam jenis kebakaran, Dari adanya selang pemadam khusus, mobil dinas pemadam kebakaran dan perlengkapan lainnya sebagai penunjang pemadaman api saat kebakaran.

kini sudah ada ketentuan tentang penyediaan alat pemadam api yaitu  Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi no. Per-04/MEN/1980 tentang syarat-syarat pemasangan dan pemeliharaan alat pemadam api ringan (APAR) pada gedung-gedung  atau fasilitas umum.

sekarang Alat Pemadam api modern sudah ada di sekitar kita jika suatu ketika terjadi kebakaran, maka kita harus mengetahui cara menggunakan alat pemadam api yang sudah di sediakan. Karena mungkin sewaktu-waktu  bisa saja terjadi kebakaran tiba-tiba dan percuma saja jika sudah di sediakan alat pemadam api tapi kita tidak mengetahui cara pemakaiannya.

ROBOT PEMADAM API

Dan karena jaman sudah semakin modern maka kini pun ada Robot Pemadam Api yang lebih hebatnya di ciptakan oleh Tim Robot dari salah satu universitas di indonesia yang memenangkan lomba robot international .

robot pemadam api
robot secara cerdas dan mandiri berusaha mencari api dalam labirin yang menyerupai denah ruangan rumah, kemudian mematikan api itu dan kembali ke posisi semula.

Inilah ringkasan Sejarah Alat Pemadam Api Indonesia , dari penggunaan ember air sebagai Alat pemadam api tradisional hingga penggunaan Alat pemadam api modern foam atau busa pemadam sampai Robot Pemadam Api. Semoga artikel Sejarah Alat Pemadam Api Indonesia dapat menambah wawasan anda tentang Alat pemadam api di Indonesia.