Alasan Mengapa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Sangat Penting Untuk Ada Di Rumah, Kantor, Hotel Pabrik Maupun Tempat Kerja

Salah satu permasalahan kecelakaan terbesar di dunia adalah masalah kebakaran, karena apabila terjadi kebakaran akan mengakibatkan berbagai kerugian. Bangunan gedung dan perabotan hangus dan dokumen penting ikut terbakar tidak hanya itu akan banyak pihak yang ikut drugikan, antara lain pihak investor, para pekerja, pemerintah maupun masyarakat luas. Terjadinya kebakaran tidak hanya dapat menghilangkan harta benda maupun nyawa, akan tetapi menganggu keberlangsungan kegiatan operasional sehingga menganggu stabilitas dan  kelangsungan kegiatan yang pada akhirnya menyebabkan semakin besarnya kerugian financial yang ditanggung oleh perusahaan.

Human Error adalah Penyebab Terjadinya Kebakaran
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat sekitar 410 kejadian kebakaran di DKI Jakarta sepanjang tahun 2019 (Januari – Oktober). Dari jumlah tersebut terdapat 2.962 KK yang terdampak dari kebakaran tersebut. Jumlah KK yang terdampak tersebut didominasi oleh kebakaran yang terjadi di permukiman padat penduduk.

Jumlah kejadian kebakaran terbanyak ada di Jakarta Timur dengan jumlah 103 kejadian. Sedangkan di Kepulauan Seribu tercatat hanya 1 kejadian yang disebabkan oleh tabung gas. Sementara untuk di wilayah lain seperti Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat jumlah kebakaran masing – masing yaitu 97, 85, 71 dan 53 kejadian. Penyebab kebakaran yang terjadi di Jakarta umumnya disebabkan oleh korsleting listrik (74%) dan tabung gas (14%). Selain itu, penyebab lainnya yang memicu kebakaran di Jakarta yaitu disebabkan oleh percikan api las, pembakaran sampah, bensin, petasan, putung rokok dan lain-lain.

sumber : Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta

Bagaimana kebakaran dapat terjadi ?

Kebakaran dapat terjadi karena adanya tiga unsur yang saling berhubungan, yaitu adanya bahan bakar, adanya oksigen dan adanya sumber panas atau nyala.
Langkah-langkah pemadaman kebakaran selalu berlandaskan pada teori dasar segitiga api yaitu dengan cara memisahkan ketiga unsur pembentuk api yaitu bahan bakar, oksigen dan sumber panas atau nyala yang dihasilkan akibat gesekan, korsleting listrik maupun reaksi kimia lainnya. Sehingga apabila salah satu dari mata rantai pembentuk api tersebut dapat di putus, maka terjadilah   pemutusan   reaksi   sehingga   kebakaran   yang   terjadi  tidak   semakin   membesar.

Apa Itu Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ?

Alat Pemadam Api Ringan (APAR) merupakan  alat pemadaman yang bisa dibawa / dijinjing dan digunakan / dioperasikan oleh satu orang dan berdiri sendiri dengan berat isi  jenis Portable Standard 1 kg sampai dengan 12 kg dan jenis Wheeled Trolley 20 kg sampai dengan 200 kg dengan beberapa jenis bahan isi / bahan media untuk memadamkan api yaitu :

  1. Dry Chemical Powder
  2. Carbon Dioxide [CO2]
  3. Foam Liquid (AFFF)
  4. Clean Agent Gas

Kenapa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Itu Penting ?

Musibah kebakaran dapat mengakibatkan berbagai kerugian. Bangunan gedung dan perabotan hangus dan dokumen penting ikut terbakar. Tidak hanya materi, pihak yang mengalaminya juga bisa kehilangan anggota keluarga atau menderita cacat permanen akibat musibah ini.

Dikarenakan fungsinya keberadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sangatlah penting sebagai upaya penanganan dini penanggulangan kebakaran untuk memadamkan api sejak awal pada saat api masih kecil sehingga tidak menyebar ketempat lain dan menjadi kebakaran yang besar.

 

Untuk itu www.alatpemadamapi.co.id menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (Apar) Starvvo berbagai jenis dan ukuran yang telah memiliki berbagai sertifikat produk serta uji lab

 

Alat Pemadam Api Ringan Starvvo Berbagai Jenis Bahan Isi Dan Ukuran

 

 

 

1. Starvvo Dry Chemical Powder

Penggunaan Dry Chemical Powder
Tabung pemadam api jenis Dry Chemical Powder efektif digunakan untuk menanggulangi kebakaran kelas A, kelas B dan kelas C.

Keunggulan

  • dry chemical powder merupakan bubuk racun api serba guna yang hampir dapat digunakan untuk semua Kelas Api yang mampu memadamkan api dalam waktu yang sangat cepat.
  • Bersifat non-konduktif, tidak menghantar arus listrik.
  • Komposisinya bisa dimodifikasi. Semakin banyak kandungan ammonium phosphate, semakin efektif pula api dapat dipadamkan.

Kelemahan

  • Meninggalkan residu

Karena bahan pemadam ini karakter fisiknya berupa bubuk kimia kering berbentuk partikel yang sangat halus, maka efek ketika melakukan pemadaman, agent ini akan berhamburan tidak hanya di permukaan material yang terbakar, tetapi juga disekitar area pemadaman.

  • Mengganggu visualitas

Meski tidak beracun, saat melakukan pemadaman menggunakan dry powder di dalam ruangan, maka bubuk kimia akan berterbangan dan berhamburan di udara sehingga akan mengganggu pandangan karena penglihatan akan terhalang oleh serbuk dry powder ini. Dikhawatirkan hal ini akan mengganggu akses jalur evakuasi, aksi penyelamatan dan tindakan darurat lainnya. Karena alasan diatas, pemerintah Inggris menerbitkan aturan dan undang-undang yang melarang penggunaan tabung pemadam dry powder untuk mobil minibus dan kendaraan umum.

  • Tidak memberi efek dingin

Karena tidak memberikan efek dingin pada permukaan material yang terbakar, tentunya hal ini mempengaruhi efektifitasnya pada kebakaran kelas A. Foam Liquid AFFF dan Air bekerja lebih unggul dalam penanggulangan kebakaran Kelas A.

  • Tidak efektif untuk kebakaran Kelas F

Karena tidak memiliki sifat pendingin, ABC dry powder tidak efektif untuk kebakaran kelas F. Karena tingginya suhu panas pada minyak dapat menyebabkan api akan menyala kembali setelah tabung pemadam habis terpakai.

  • Kemungkinan re-ignition pada kebakaran Kelas B

Apabila digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas B, kemungkinan besar api akan menyala kembali apabila api tidak padam dalam sekali penyemprotan dan/atau api masih bisa menyala kembali apabila sumber nyala api terus berkelanjutan. Namun hal ini tidak berlaku untuk Foam Liquid AFFF.

  • Larangan untuk Pesawat Terbang

Dry chemical powder [terutama jenis ABC] tidak diizinkan untuk digunakan di dalam atau di dekat pesawat terbang, karena dapat merusak struktur permukaan logam pesawat.

  • Tidak untuk perangkat elektronik dan Kelas Elektrikal.

Peralatan elektronik dan perangkat listrik dengan struktur yang rumit dan banyak rongga, akan sulit untuk dipadamkan oleh dry powder. Meski secara elektrik tidak konduktif, pemadaman menggunakan dry powder pada peralatan listrik dan perangkat elektronik (terutama jenis ABC) juga dapat merusak komponen elektronik tersebut. Namun hal ini tidak berlaku untuk CO2 dan gas Clean Agent.

2. Starvvo Carbon Dioxide (CO2)

Penggunaan CO2

Tabung pemadam api CO2 efektif digunakan untuk memadamkan kebakaran pada peralatan elektronik dan perangkat listrik yang bertegangan (Kelas B)

Keunggulan

  • Efektif untuk Kelas B & Elektrikal.
  • Tidak meninggalkan residu.
  • Memberi efek dingin pada permukaan material yang terbakar.
  • Bersifat non-konduktif, tidak menghantar arus listrik.
  • Bersifat non-abrasive, tidak menyebabkan karat dan keropos.

Kelemahan

  • Tidak efektif untuk kebakaran Kelas A, Kelas D dan Kelas F.

Apabila digunakan untuk memadamkan kebakaran Kelas A, Kelas D dan Kelas F, kemungkinan besar api akan menyala kembali apabila api tidak padam dalam sekali penyemprotan dan/atau api masih bisa menyala kembali apabila sumber nyala api terus berkelanjutan.

  • Dapat menyebabkan resiko terganggunya pernafasan.

Menurut Otoritas Keselamatan Maritim Australia, “Paparan berkepanjangan terhadap konsentrasi karbon dioksida yang sedang dapat menyebabkan asidosis dan efek-efek merugikan pada metabolisme kalsium fosforus yang menyebabkan peningkatan endapan kalsium pada jaringan lunak. Karbon dioksida beracun kepada jantung dan menyebabkan menurunnya gaya kontraktil.

3. Starvvo Foam Liquid (AFFF)

Penggunaan Foam Liquid (AFFF)
Bahan pemadam api Foam AFFF efektif untuk kebakaran Kelas A dan Kelas B.

Keunggulan

  • Efektif untuk Kelas A dan Kelas B.
  • Memberi efek dingin pada permukaan material yang terbakar.
  • Bersifat non-abrasive, tidak menyebabkan karat dan keropos.

Kelemahan

  • Tidak efektif untuk kebakaran Kelas D dan Kelas F.

4. Starvvo Clean Agent Gas

Daya padam sangat tinggi, ramah lingkungan, tidak berwarna, aman untuk manusia dan lapisan ozon serta tidak meninggalkan residu. Efektif untuk menanggulangi kebakaran kelas api A, B, C, D, E & F.

Keunggula

  • Aman untuk melindungi peralatan elektronik yang sensitif dan peralatan kantor modern
  • Tidak meninggalkan Residu setelah penggunaan
  • Memiliki GWP ( Global Warming Potential ) ODP ( Ozone Depletion Potential ) yang rendah dan di fungsikan sebagai pengganti Halon
  • Efektif untuk menanggulangi kebakaran kelas api A, B, C, D, E & F.

 

Alat pemadam api ringan Starvvo tersedia dalam berbagai ukuran

Portable Standard
Cap 1 kg, 2 kg, 3 kg, 3.5kg, 4 kg, 5 kg, 6 kg, 9 kg, 12 kg

Wheeled Trolley
Cap 20 kg, 25 kg, 35 kg, 50 kg, 75 kg, 100 kg, 150 kg, 200 kg

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*